Madu dan Minyak

Madu dan Minyak 

Madu itu kubeli, madu terbaik dan termahal 
Konon madu itu asli dari tanah Arabia
Kuminum untuk stamina 

Begitu nikmat, begitu enak
Hingga egoisku bergolak 
Tak ada yang boleh minum kecuali diriku 
Tak terkeculi sang ayah

Ayah biasa minum teh, kadang kopi
Murah meriah dan enak
Bukan seleranya dia minum mahal
Termasuk madu imporku

Hingga suatu hari
Entah mengapa maduku berpindah tempat 
Berdampingan dengan tempat piring di dapur
Kucium aroma maduku
Bau amis gorengan ikan bercampur
Kulihat warnanya berubah kecoklatan 

Oh tidak...
Madu Mahalku tercampur minyak jelantah 
Atau dicampur dengan sengaja? 
Atau ...

Misteri itu terjawab 
Ayah bantu bebenah dapur 
Terlihat bekas minyak goreng ikan 
Ia mau mencuci wajan 

Diambil di meja makan madu Mahalku 
Terlihat tinggal sedikit 
Dikira isinya minyak 
Ia campurkan sisa minyak goreng 

Tumbang sudah keangkuhanku

Comments

  1. Puisi yg berjudul "madu dan minyak" dilihat dari isi puisinya adalah tentang keegoisan seseorang yaitu keiinginan menguasi suatu hal sangat besar sehingga tidak boleh ada yg menghalangi, ketika sesuatu hal itu ada yg mengusik maka seketika itu juga dia akan marah dan kecewa, walaupun pada akhirnya dia sadar akan keegoisanya
    Dalam puisi tersebut juga ada kata"madu" yg bisa diartikan sesuatu yg enak menyenagkan, semua orang pasti suka kalau minum madu, karena rasanya manis dan enak. Sesuatu yg menyenagkan bisa diartikan kemewahan harta benda yg kalau seseorang sudah memperolehnya kadang lupa diri dan lupa berbagi.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

copy paste

Berbeda